OPAC Library UIN Sunan Ampel

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Perpanjang
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Evaluasi Aktivitas Antioksidan dan Perubahan Metabolit Sekunder Mayor Temulawak (Curcuma xanthorriza) Pada Umur Rimpang Yang Berbeda
Penanda Bagikan

Artikel

Evaluasi Aktivitas Antioksidan dan Perubahan Metabolit Sekunder Mayor Temulawak (Curcuma xanthorriza) Pada Umur Rimpang Yang Berbeda

Lusi Royani - Nama Orang; Mohamad Rafi - Nama Orang; Edy Djauhari Purwakusumah - Nama Orang;

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan dan perubahan metabolit sekunder mayor temulawak (C. xanthorrhiza) pada umur rimpang yang berbeda. Aktivitas antioksidan ditentukan menggunakan tiga metode yaitu DPPH (1,1-difenil-1-pikrilhidrazil), FRAP (ferric reducing antioxidant power), dan CUPRAC (cupric ion reducing antioxidant capacity), sedangkan kadar kurkuminoid dan xantorizol ditentukan dengan metode KCKT. Hasil pengukuran aktivitas antioksidan, kadar kurkuminoid dan xantorizol menunjukkan semakin meningkat dengan bertambahnya umur rimpang temulawak. Analisis korelasi antara aktivitas antioksidan dan kadar kurkuminoid serta xantorizoldiperoleh bahwa kapasitas antioksidan yang diukur dengan metode DPPH dan FRAP mempunyai korelasi positif dengan nilai sebesar 0.757 r 0.996 dan 0.522 r 0.976 berturut-turut, sedangkan metode CUPRAC berkorelasi tinggi dengan jumlah rendemen (r = 0.986). Analisis spektrum IR pada sampel rimpang temulawak memberikan profil yang identik dengan perbedaan hanya pada nilai absorbansnya. Rimpang temulawak dengan umur 9 bulan memiliki detail spektrum IR yang lebih jelas dan nilai absorbans yang lebih tinggi dibandingkan dengan umur rimpang 7 dan 8 bulan. Evaluasi yang dilakukan dapat memberikan informasi mengenai mutu rimpang temulawak berdasarkan masa tanamnya.


Ketersediaan
#
Perpustakaan A. Yani T 582.12 Jam
Jam 20180209
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tidak Dipinjamkan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
J 582.12 Jam
Penerbit
Bogor : IPB Internatonal convention center., 2016
Deskripsi Fisik
ii ,19 hlm, 24 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
24077178
Klasifikasi
582.12
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Jurnal Jamu Indonesia, Vol 1 No 1, 2016
Subjek
antioksidan - mayor temulawak
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

OPAC Library UIN Sunan Ampel
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Online Public Access Catalog (OPAC) UIN Sunan Ampel Surabaya merupakan sistem pencarian koleksi perpustakaan yang dapat diakses secara daring. Melalui OPAC, pengguna dapat dengan mudah menemukan informasi mengenai buku yang dimiliki perpustakaan. Layanan ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi mahasiswa, dosen maupun masyarakat umum dalam menjelajahi khazanah ilmu pengetahuan yang tersedia di Perpustakaan UIN Sunan Ampel.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?